Laman

Kamis, 24 Februari 2011

Sejarah L'Arc~en~Ciel


L'Arc~en~Ciel (ラルク アン シエル Raruku An Shieru?) adalah nama grup musik Jepang beraliran J-Rock. Band ini beranggotakan Hyde (vokal), Ken(gitar), Tetsu (bass), dan Yukihiro (drum). Grup musik ini didirikan oleh Tetsu pada Februari 1991. Nama "L'Arc~en~Ciel" berasal dari sebuah kata dalam bahasa Perancis yang secara harfiah berarti "lengkungan di langit" atau "pelangi", nama ini diambil dari judul sebuah film Perancis yang pernah ditonton oleh Tetsu.
Di Jepang saja, band ini telah menjual lebih dari 25 juta kopi album dan single.
Mantan personel yang sempat memperkuat band ini:
  • Sakura (drum) (1992-1997) digantikan oleh Yukihiro karena memakai narkoba dan masuk penjara.
  • Hiro (gitar) (1991-1992)
  • Pero (drum) (1991-1992)

Awal terbentuk

Osaka, sekitar awal tahun 1991 dua orang anak muda bernama Tetsu dan Hiro membentuk sebuah grup band. Tetsu berperan sebagai bassis berikut vokal sementara Hiro sebagai gitaris. Pada waktu itu Hyde masih menjadi gitaris di sebuah band bernama Kiddies Bomb, yang kemudian berganti nama menjadi Jerusalem’s Rod dan Hyde berganti posisi menjadi vokalis (meskipun pada saat itu ia sama sekali tidak tertarik dengan perannya tersebut).
Pada suatu hari Tetsu menyaksikan penampilan grup band tersebut untuk kali pertama. Ketika itu ia merasa yakin bahwa Hyde adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi vokal di grup band-nya. Maka selama beberapa waktu ia terus mengikuti penampilan band tersebut, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk mengajak Hyde dan rekannya di Jersarem’s Rod, Pero untuk bergabung dengannya. Setelah beberapa kali melakukan session, Hyde akhirnya memutuskan untuk meninggalkan band lamanya dan bergabung bersama band Tetsu. Maka terbentuklah formasi paling awal L’Arc~en~Ciel, yakni Tetsu (bass sekaligus pemimpin band), Hyde (vokal), Hiro (gitar), dan Pero (drum).
Nama L’Arc~en~Ciel sendiri diusulkan oleh Tetsu yang terinspirasi oleh sebuah film Perancis yang berjudul sama. L’Arc~en~Ciel diambil dari Bahasa Perancis yang memiliki arti PELANGI.
Penampilan live pertama mereka yaitu pada tanggal 30 Mei 1991 di Nanba Rockets. Bahkan ketika itu sang pemilik panggung berpikir bahwa L’Arc~en~Ciel akan menjadi sangat terkenal, dan hal itu terbukti beberapa tahun kemudian.


Pengunduran diri Hiro & masuknya Ken

Pada bulan Juni 1992 tanpa alasan yang jelas, Hiro mengundurkan diri tepat sebelum mereka akan memulai demo rekaman. Setelah berbagai macam persiapan yang telah mereka lakukan sebelumnya untuk rekaman, misalnya mereka telah menyewa studio dan lain sebagainya, tentu akan sangat konyol apabila mereka membatalkannya. Maka Tetsu kemudian membujuk Ken, teman masa kecilnya untuk membantu dalam pembuatan demo. Ken menyanggupinya dan pada waktu itu ia harus menghafal seluruh lagu yang akan dimasukkan ke dalam album dalam waktu yang cukup singkat, yakni 5 hari, akan tetapi ia mampu melakukannya, dan proses rekamanpun akhirnya dapat selesai dalam 3 hari.

Akan tetapi muncul masalah baru, mereka harus manggung, namun Ken pada saat itu masih berstatus mahasiswa jurusan Arsitektur semester akhir di sebuah perguruan tinggi di Nagoya. Tentunya akan sulit melakukan dua kegiatan sekaligus, kuliah dan nge-band. Akhirnya hanya dalam tempo 3 hari saja Ken mengambil satu langkah berani dengan memutuskan untuk meninggalkan bangku kuliahnya dan bergabung dengan L’Arc~en~Ciel (meskipun pada saat itu ia tidak begitu yakin akan masa depannya di musik). Keputusannya itu tentu saja ditentang habis oleh orang tuanya yang menginginkan ia menjadi seorang sarjana. Akibatnya ia diusir dari rumah dan tidak pernah bertegur sapa lagi dengan orang tuanya.
Pada tanggal 1 Oktober 1992, mereka merekam Voice untuk album Omnibus CD bertajuk “Gimmick”. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 25 November 1992 mereka merilis single pertamanya yang berjudul Flood of Tears (c/w Yasuoka) sehingga aktivitas panggung mereka bertambah padat dan penggemar pun mulai bertambah.


Masuknya Sakura

Tanggal 30 Desember 1992 lagi-lagi L’Arc~en~Ciel harus kehilangan salah satu anggotanya. Pero mengundurkan diri tepat setelah penampilan live mereka di Osaka Music Hall. Maka kemudian Tetsu mulai mencari drummer pengganti, ia lebih memilih untuk mencarinya di Tokyo, toh pada saat itu ia pikir pada akhirnya mereka akan merantau ke Tokyo.
Pada suatu hari ia melihat penampilan Sakura yang langsung menarik perhatiannya. Kemudian Tetsu mencoba mengajaknya bergabung bersama L’Arc~en~Ciel dengan cara mengirimkan demo tape kepada Sakura. Lantas Sakura pun pergi ke Osaka untuk melakukan jam session bersama mereka. Dan setelah itu ia secara resmi bergabung dengan L’Arc~en~Ciel pada 16 Januari 1993.


Album perdana

Pada tanggal 10 April 1993, album pertama mereka sebagai band indies, yang bertajuk DUNE dirilis dan meraih kesuksesan. Album tersebut berhasil meraih posisi puncak di Oricon Indies Chart (Tangga Lagu Terpopuler di Jepang) pada bulan Mei, dan hanya dalam tempo 3 bulan berhasil terjual sebanyak 20.000 keping CD. Hal tersebut membukakan kesempatan bagi mereka untuk tampil di dalam konser band-band indies “Karei naru masho” yang diadakan di Shibuya Kokaido, yang ketika itu disaksikan oleh sekitar 2000 penonton. Maka popularitas L’Arc~en~Ciel mulai berkembang tidak hanya di Osaka, namun sudah mulai merambah ke Tokyo. Dan pada bulan September 1993 mereka pindah ke Tokyo untuk meningkatkan karier mereka (meskipun Hyde tidak terlalu menyukai gagasan pindah ke Ibukota Jepang tersebut).


Memasuki label musik besar

Video single mereka Nemuri Ni Yosete dirilis pada tanggal 1 Juli 1994, menyusul dua minggu kemudian, yakni pada tanggal 14 Juli 1994 album kedua mereka TIERRA yang merupakan album pertama mereka yang berlabel major. Sekaligus juga menjadi hari pertama tur Sense of Time. Pada tanggal 9 September di tahun yang sama, mereka melawat ke Maroko dalam rangka pembuatan video Siesta ~film of dream~, yang merupakan kali pertama bagi mereka bekerja di luar Jepang, tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan bagi mereka. Film tersebut dirilis pada akhir tahun tersebut.
Pada tanggal 21 Oktober 1994, single pertama mereka dengan Sony dirilis, dengan judul Blurry Eyes. Lagu ini dijadikan lagu tema untuk salah satu produksi serial animasi Jepang yang berjudul D.N.A^2. Kemudian pada tanggal 1 Desember di tahun tersebut Fans Klub Resmi L’Arc~en~Ciel, “CIEL” didirikan. Lalu pada awal tahun 1995, mereka mengadakan tur khusus bagi para anggota fans klub yang diberi judul Ciel/winter ‘95.
Tanggal 21 Mei 1995 merupakan tanggal di mana single video berjudul and She Said dirilis dan merupakan hari pertama dari rangkaian tur di 19 kota di Jepang yang bertajuk In Club ‘95. Dan pada 6 Juli, single kedua mereka yang berjudul Vivid Colors dirilis. Lagu tersebut menjadi lagu ending Guru Guru 99, dan side B dari lagu tersebut, Brilliant Years dijadikan lagu ending untuk acara “Shin dora” di Nippon-TV (NTV).


Heavenly

Album ketiga mereka, HEAVENLY dirilis pada tanggal 1 September 1995. Pertama kalinya album mereka masuk ke Oricon Chart (major label band) langsung di posisi ketiga. Dalam album ini sepertinya terjadi perubahan warna musik mereka dibandingkan dengan dua album sebelumnya (bisa dikatakan bahwa musikalitas mereka menjadi semakin matang). Seperti yang diungkapkan Tetsu bahwa mereka mencoba sesuatu yang berbeda dan baru dalam musik mereka.
Tur Heavenly ‘95 dimulai pada tanggal 9 September 1995, tiket untuk pertunjukkan mereka habis (full house) dalam 9 hari sejak peredarannya, bahkan pada hari terakhir tur tersebut tiket terjual habis hanya dalam tempo 28 menit saja! Pada tanggal 22 di bulan yang sama merupakan penampilan perdana mereka di Music Station, sebuah acara pertunjukkan musik nomor wahid di Jepang. Selanjutnya pada tanggal 21 Oktober 1995 single ketiga berjudul Natsu no Yuutsu dirilis. Lagu tersebut digunakan sebagai tema ending untuk acara Televisi-TBS bernama “M-Navi”.
Tanggal 27 Desember mereka mengadakan konser di Nippon Budokan, merupakan tempat yang diidam-idamkan para musisi Jepang untuk dapat tampil di sana.
Di awal tahun 1996 video live pertama L’Arc~en~Ciel, Heavenly ~films~ dirilis bersama 2 buah album foto, yakni “Heavenly X’mas” dan “Heavenly ~films~”. Pada bulan April mereka memulai tur Kiss Me Deadly ‘96. Pada saat itu fans dari kalangan cowok semakin bertambah, yang mana pada mulanya mereka lebih banyak disukai oleh para cewek. Hal tersebut tentu saja semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka.


True

Single keempat mereka Kaze ni Kienaide (c/w I’m So Happy) yang dirilis pada tanggal 8 Juli 1996 berhasil menempati posisi keempat pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Pada akhir bulan yang sama tur musim panas Big City Nights Round Around ‘96 dimulai, diadakan di tiga kota besar di Jepang, yakni Nagoya, Osaka, dan Tokyo.
September tanggal 20, mereka meluncurkan sebuah buku dokumentasi Artist Fact “IS” yang berisikan informasi dan fakta seputar L’Arc~en~Ciel yang disajikan secara lengkap.
Pada bulan Oktober, single kelima mereka Flower (c/w Sayonara) dirilis dan langsung mengisi posisi kelima pada minggu pertamanya di Oricon Chart. Disusul kemudian dengan single keenam mereka Lies and Truth (c/w Sai wa Nagerareta) yang langsung menempati posisi keenam di minggu pertamanya di Oricon Chart.
Tanggal 12 Desember, album keempat mereka TRUE dirilis. Merupakan album tersukses mereka selama lima tahun terakhir karier mereka, sebab pada minggu pertamanya album tersebut berhasil meraih posisi runner-up di Oricon Chart, dan pada minggu keenamnya berhasil menduduki posisi jawara. Album ini bertahan selama 9 minggu dalam daftar 10 besar di Oricon Chart. Tanggal 23 mereka memulai tur mereka yang bertajuk Carnival of True menggelar 10 konser di berbagai penjuru Jepang, diawali di Osaka Jyo Hall.


Keluarnya Sakura

Bulan April 1997 akan selalu tercatat dalam sejarah perjalanan karier L’Arc~en~Ciel sebagai masa-masa mimpi buruk. Bagaimana tidak, di tengah kegemilangan yang berhasil dicapai oleh mereka, Sakura, dengan terpaksa harus meninggalkan rekan-rekannya di L’Arc~en~Ciel setelah selama kurang lebih lima tahun bersama-sama merintis kesuksesan di pentas musik Jepang khususnya. Ia mesti rela didepak dari posisinya sebagai drummer L’Arc~en~Ciel setelah terkait dengan kasus kepemilikan serta penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Peristiwa tersebut berimbas pada pembatalan seluruh aktivitas Laruku seperti peluncuran single mereka The Fourth Avenue Cafe dan tur yang telah dijadwalkan. Bahkan semua merchandise mereka ditarik dari pasaran!
Meskipun rekan-rekan Sakura di Laruku tidak menginginkannya pergi, namun atas kehendak perusahaan rekaman dan produser, ia sejak bulan April mundur dari Laruku. “Aku sangat menyesal, aku telah melakukan hal yang sangat bodoh, dan tak pantas untuk dimaafkan. Aku tidak berhak lagi untuk tetap berada di dalam band, semua ini salahku. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik bagi L’Arc~en~CIel, aku berharap agar mereka tetap berjuang dan semoga semakin sukses di masa mendatang”, itulah kata-kata perpisahan yang diucapkan oleh Sakura ketika ia meninggalkan Laruku.
Yang paling terpukul dalam peristiwa ini adalah Hyde, sebab di antara rekan-rekannya yang lain ia dan Sakura merupakan sahabat yang paling dekat. Maka sejak insiden tersebut, anggota Laruku tinggal tersisa tiga orang.


Masuknya Yukihiro

Setelah kepergian Sakura, Tetsu segera mencari drummer pengganti. Suatu ketika ia mendengar Yukihiro, eks-Zi:Kill dan Die in Cries yang keduanya telah disbanded atau membubarkan diri. Tetsu tertarik dengan permainan drumnya, maka selanjutnya disusunlah rencana pendekatan oleh Tetsu. Menurut kabar yang beredar, Tetsu dan Yukihiro berkenalan lewat game Evangelion, di mana Tetsu meminta Yukihiro untuk mengajarinya permainan tersebut. Lantas Tetsu berbicara dengan Yukihiro mengenai peristiwa menyedihkan yang menimpa grup bandnya. Bak gayung bersambut, Yukihiro menawarkan bantuannya kepada Tetsu untuk proses rekaman Niji.
Akhirnya single ketujuh L’Arc~en~Ciel yang berjudul Niji—bahasa Jepang, yang memiliki arti yang sama dengan L’Arc~en~Ciel, yaitu Pelangi—dirilis pada tanggal 17 Oktober 1997. Single ini mampu menerobos posisi 3 di Oricon Chart pada minggu pertamanya. Berkaitan dengan judulnya, Hyde mengatakan bahwa judul lagu tersebut menggambarkan perjalanan karier mereka yang pada awalnya banyak dikhawatirkan orang akan segera berakhir karena masa-masa yang sangat buruk, akan tetapi kemudian mereka muncul kembali, bagaikan keindahan pelangi yang muncul di langit setelah gelapnya hujan. Dan lagu tersebut menjadi soundtrack Rurouni Kenshin (Samurai X) the movie.
Selama kurun waktu 1997, di Laruku, Yukihiro berperan sebagai additional player. Hingga pada 1 Januari 1998 ia secara resmi menjadi personil tetap L’Arc~en~Ciel.


Kelahiran kembali

L’Arc~en~Ciel muncul kembali secara resmi sejak tanggal 13 Desember 1997 dengan menggelar konser berjudul Reincarnation yang digelar di Tokyo Dome. Pada saat itu Laruku terdiri dari tiga orang personil resmi, yaitu Hyde (vokal), Tetsu (bass), Ken (gitar) dan satu personil tambahan (additional player/supported player) di posisi drummer, yakni Yukihiro.
Baru pada tanggal 1 Januari 1998, Yukihiro secara ofisial bergabung dengan L’Arc~en~Ciel menggantikan Sakura yang telah resmi keluar dari Laruku sejak 4 November 1997. Meskipun demikian, masuknya Yukihiro ke L’Arc~en~Ciel menciptakan suatu polemik di kalangan fans mereka, ada yang pro dengan kedatangan Yukihiro ada juga yang kontra. Memang cukup wajar seandainya masih banyak fans yang belum bisa menerima kepergian Sakura, sebab bagaimanapun juga Sakura telah menjadi bagian dari Laruku selama lima tahun yang bisa dikatakan tidak sebentar, bahkan ia turut mewarnai musik L’Arc~en~Ciel dengan style drumnya.
Akan tetapi ada satu hal yang patut dicatat, bahwa semenjak pergantian personel dari Sakura ke Yukihiro, terjadi transformasi image dari L’Arc-en-Ciel, yang semula penampilan mereka lebih bercorak visual yang kecewek-cewekan, secara bertahap berubah menjadi lebih maskulin.


Brilliant Year

"A Piece of Reincarnation, menjadi salah satu bukti kebangkitan kembali L’Arc~en~Ciel di percaturan musik Jepang."
Setelah insiden yang mencoreng wajah L’Arc~en~Ciel pada tahun 1997 dan pergantian personil pada awal 1998 tidak berarti mereka kehilangan penggemarnya, hal itu dibuktikan dengan habisnya 56.000 lembar tiket konser Reincarnation dalam rentang waktu hanya 4 menit! Bahkan menginjak tahun 1998 karier mereka semakin menanjak. Bisa dibilang bahwa tahun 1998 merupakan masa keemasan Laruku, di mana pada tahun tersebut hampir semua single dan album yang mereka rilis berhasil meraih kesuksesan dan berbagai penghargaan. Mereka adalah artis paling sibuk pada saat itu.
Diawali pada akhir bulan Januari dengan meluncurkan single ke delapan mereka berjudul Winter Fall yang menjadi single pertama mereka yang mampu menduduki posisi jawara di Oricon Chart. Pada tanggal 25 Februari 1998 album kelima L’Arc~en~Ciel, HEART diluncurkan, hebatnya album ini selain mampu mencapai posisi puncak Oricon Chart, angka penjualannya pun mencapai 1 juta kopi dalam minggu pertamanya! Tanggal 25 Maret, single ke sembilan Dive to Blue dirilis dan berhasil pula menapaki posisi pertama di Oricon Chart. Selanjutnya pada tanggal 22 April, video A Piece of Reincarnation diluncurkan dan lagi-lagi menjadi nomor satu di Oricon Chart selama dua minggu berturut-turut.
Tanggal 1 Mei 1998, tur Heart ni hi wo tsukero! -Light My Fire- dimulai dan berakhir tanggal 21 November, merupakan tur terpanjang L’Arc~en~Ciel dengan 56 penampilan di 43 kota berbeda di seluruh penjuru Jepang.
Tanggal 8 Juli 1998, mereka mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama yang merilis 3 buah single secara bersamaan sekaligus, yakni Honey, Shinshoku~LoseControl~, dan Kasou. Bahkan ketiganya mampu mencetak angka penjualan sebanyak 1.000.000 kopi dalam waktu singkat. Lebih hebat lagi, pada tanggal 27 Juli, Honey dan Shinshoku~lose control~ secara berurutan menempati posisi satu dan dua di Oricon Chart. Patut diketahui juga bahwa lagu Shinshoku~lose control~ merupakan salah satu original soundtrack untuk film GODZILLA yang terkompilasi dalam album OST. Godzilla khusus untuk Asia saja.
Setelah menyelesaikan tur Light My Fire, Laruku kembali merilis dua buah single, yakni Snow Drop pada tanggal 7 November dan Forbidden Lover tepat seminggu kemudian. Melalui dua single ini, lagi-lagi Laruku mencatatkan diri dalam sejarah musik Jepang sebagai musisi pertama di Jepang yang dua singlenya berhasil mencapai posisi pertama dan kedua dalam waktu bersamaan sebanyak dua kali, karena pada tanggal 26 November, Forbidden Lover berada di puncak dan Snow Drop mengikuti di posisi runner-up . Awal Desember, mereka meluncurkan benda-benda koleksi resmi L’Arc~en~Ciel seri pertama di seluruh Jepang. Kegiatan terakhir L'Arc~en~Ciel di tahun 1998 adalah peluncuran video konser Light My Fire pada tanggal 23 Desember.


Real

Tahun 2000 mereka awali dengan merilis double maxi single Neo Universe/finale pada tanggal 19 Januari, disusul kemudian Stay Away. Tanggal 20 Juni, album ECTOMORPHED WORK dirilis. Album tersebut berisikan beberapa lagu L’Arc~en~Ciel sebelumnya yang telah di-remix oleh Yukihiro (sangat menarik!) dan album selanjutnya REAL pada tanggal 20 Agustus 2000.
Tur konser Realive digelar dari bulan Oktober hingga Desember yang terbagi dalam dua sesi, yang pertama Realive Club Circuit 2000 dan yang kedua Realive Dome Tour 2000. Bedanya, pada sesi yang pertama, konser diadakan di tempat-tempat semacam klub yang hanya mampu menampung sedikit audiens dengan panggung yang relatif kecil. Sedangkan pada sesi kedua, layaknya konser-konser L’Arc~en~Ciel terdahulu, dengan penonton yang banyak dan panggung yang besar.
Memasuki tahun 2001, mereka merilis album Clicked Singles Best 13th pada tanggal 14 Maret yang merupakan kumpulan lagu-lagu terbaik L’Arc~en~Ciel berdasarkan hasil pemungutan suara (voting) yang dilakukan oleh jutaan fansnya di seluruh penjuru dunia melalui internet, plus satu single baru Anemone. Dan yang terakhir di tahun tersebut adalah peluncuran single mereka Spirit Dreams Inside (c/w Spirit Dreams Inside-another dream-) pada tanggal 9 Mei 2001 yang juga merupakan soundtrack-nya Final Fantasy The Movie (Spirits Within) dan juga termasuk ke dalam album soundtrack FF The Movie.
Setelah itu mereka mulai sibuk dengan proyek solo masing-masing. Kita dapat melihat karakter musik yang berbeda-beda dari masing-masing personil L’Arc~en~Ciel.


Solo karier masing-masing personel

Diawali oleh Tetsu yang membentuk band bernama TETSU69, pada tanggal 18 Juli 2001 menelurkan single pertamanya yang berjudul wonderful world (c/w tightrope). Disusul Shinkirou dan Fifteen a Half pada pertengahan tahun 2002. Single terakhirnya sebelum meluncurkan album perdananya yang berjudul Suite November adalah WHITE OUT.
Yukihiro tak mau ketinggalan, bersama band bentukannya Acid Android ia telah merilis dua album, acid android dan fault selain sebuah single yang berjudul ring the noise yang dijadikan soundtrack sebuah Game yang berjudul Devil May Cry.
Hyde, sang vokalis, dianggap sebagai personel Laruku yang paling sukses dalam bersolo karier. Dimulai dengan peluncuran single pertamanya berjudul evergreen, ia kemudian merilis dua single lainnya, yakni angel’s tale dan Shallow Sleep yang selanjutnya dikompilasikan dalam album yang diberi judul Roentgen dan Roentgen~english ensemble~. Belum puas juga, ia kembali melemparkan dua single Hello dan HORIZON berturut-turut pada Juni dan November 2003. Selanjutnya kedua single tersebut dapat kita temukan dalam album kedua Hyde yang berjudul 666. Tak hanya di musik, Hyde pun berhasil merambah layar lebar. Sejauh ini sudah dua judul film ia bintangi, yakni MoonChild dan Kagen no Tsuki~Last Quarter.
Ken yang mulanya adem-adem saja akhirnya tersulut juga untuk melakukan kerja solo. Ia membentuk sebuah band yang dinamakannya Sons of All Pussys atau sering disingkat menjadi S.O.A.P. Yang menarik, dalam band tersebut, Ken kembali reuni-an dengan Sakura, eks-drummer L’Arc~en~Ciel. Bersama S.O.A.P, dari sejak Februari 2002 hingga Juli 2004, ia sudah mengeluarkan tiga mini album, di antaranya GRACE, gimme A guitar, dan high serta sebuah single yang judulnya Paradise.


Kembalinya L'Arc~en~Ciel & debut konser di AS

Setelah vakum selama tiga tahun dengan spekulasi tentang kemungkinan bubarnya band ini, L’Arc~en~Ciel mengejutkan fans mereka dengan mengumumkan sebuah seri dari tujuh konser yang diberi judul Shibuya Seven Days, yang diikuti dengan perilisan single baru mereka. Berada di peringkat atas tangga lagu dan dipakai sebagai lagu pembuka animasi Fullmetal Alchemist, READY STEADY GO dijual di bulan Februari 2004. Mengikuti perilisan single berikutnya, L’Arc~en~Ciel kemudian merilis album yang banyak ditunggu-tunggu, SMILE, pada tanggal 31 Maret.
L'Arc~en~Ciel juga melakukan konser yang diberi nama SMILE Tour pada musim panas di tahun tersebut. Di konser itu juga disertakan sisi lain dari L'Arc~en~Ciel, yaitu P'Unk~en~Ciel. Mereka melakukan change member di lagu Milky Way yang di aransemen ulang menjadi lagu punk. Posisi vokal diambil alih oleh Tetsu, Hyde pada gitar, Ken di drum dan Yukihiro bergeser menjadi bass. Di konser ini juga dibawakan lagu mereka Jiyuu e no Shotai (Invitaion to Freedom) yang menjadi single untuk album baru mereka.
Tanggal 31 July 2004 L’Arc~en~Ciel hadir sebagai bintang tamu di hadapan 12,000 orang penonton pada acara konvensi anime Otakon yag diadakan di Baltimore, Maryland. Ini merupakan penampilan pertama band ini di USA. Melihat respons yang luar biasa dari para fans, Tofu Records, label Sony Music Jepang di Amerika menandatangani kontrak dengan band ini di bulan Mei 2005 dan merilis sebuah DVD untuk debut live mereka di Amerika Utara.
Mengikuti dirilisnya beberapa single dan sebuah album baru, AWAKE di 2005, band ini kemudian mengadakan tur Jepang sebelum memulai tur ASIA LIVE 2005, yang membawa band ini ke Seoul di Korea dan Shanghai di Cina. Sebelu kembali ke Tokyo untuk dua pertunjukan utama.
Setelah menutup tur mereka, perhatian para anggota band ini kembali terfokus pada kegiatan kegiatan solo mereka. tetsu merekam beberapa single dan sebuah album dengan Creature Creature. Serta merilis sebuah single atas nama dirinya sendiri. Sementara yukihiro kembali pada acid android dan merilis sebuah single. Kemudian ia beserta acid android menyertai MUCC dalam dua petunjukan di Shanghai. hyde menggubah lagu Glamorous Sky untuk film yang diangkat dari manga NANA dan dinyanyikan oleh Mika Nakashima. Ia juga merilis dua single dan album lain berjudul FAITH, yang membawanya dalam tur panjang di Jepang serta mengadakan pertunjukan di California. Terakhir dalam masa vakum band ini, ken merilis sebuah single solo, Speed.
Pada tanggal 25 November dan 26th, 2006, L'Arc-en-Ciel menggelar dua konser di Tokyo Dome, untuk merayakan ulang tahun mereka ke 15. Berjudul L'Anniversary. Tiket tersebut terjual hanya dalam kurun waktu 2 menit , mengalahkan rekor penjualan tiket mereka sebelumnya.Sebuah jajak pendapat telah dibuat pada website resmi selama seminggu sebelum konser yang mengizinkan para fans untuk memilih lagu yang mereka ingin dengar di acara itu.Konser tersebut kemudian ditampilkan pada saluran WOWOW pada 23 Desember 2006. Dan juga disiarkan pada 8 Februari 2007 di MTV Korea.
L'Arc-en-Ciel kemudian merekam lagu "Shine" yang akan digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime yang akan disiarkan di NHK, Guardian of the Spirit.Mereka Menggelar Mata Heart Ni Hi Wo Tsukero 2007 Tour di Jepang.L'Arc-en-Ciel merilis single Seventh Heaven pada 30 Mei 2007, yang menjadi posisi teratas di Oricon charts.Lagu My Heart draws a Dream, yang digunakan dalam iklan mobil Subaru, dirilis 29 Agustus, 2007, dan lagu tersebut langsung menempati tangga teratas pada Oricon charts.Lagu Daybreak's Bell yang dirilis pada 10 Oktober 2007,digunakan sebagai Soundtrack pembuka untuk anime Mobile Suit Gundam 00.dan kembali menduduki peringkat teratas dalam Oricon Charts.Sejak dari 14 November ke 25 Desember 2007, dirilislah Hurry Xmas, bersamaan dengan dua DVD baru yang keluar pada bulan September dan Desember, yang berjudul 15th L'Anniversary Live and Chronicle 3 respectively.Album terbaru mereka Kiss, dirilis pada 21 November 2007, menduduki tangga lagu pertama di posisi nomor satu di Oricon chart.
L'Arc~en~Ciel mengadakan tur yang bernama "Theater of Kiss Tour".yang diselenggarakan pada 22 Desember 2007 sampai 17 Februari 2008.lagu Drink it Down,digunakan sebagai lagu pembuka versi Jepang untuk game PS3/Xbox 360 Devil May Cry 4.telah dirilis sebagai single pada 2 April 2008, dan menduduki tempat teratas di Oricon weekly charts.


Diskografi


Album

AlbumSampulJudulTrack lagu (contoh)Tanggal rilis
1Dune.jpgDUNE [Limited Edition]Shutting from the Sky
Voice
Taste of Love
Ushinawareta Nagame (失われた眺め)
Floods of Tears
10 April 1993
2Tierra-L'Arc-.jpgTierraIn the Air
All Dead
Blame
Hitomi ni Utsuru Mono (瞳に映るもの)
Blurry Eyes
14 Juli 1994
3Heavenly.jpgHeavenlyStill I'm with You
Vivid Color
C'est la Vie
1 September 1995
4True-L'Arc-.jpgTrueFare Well
Kaze ni Kienaide (風にきえないで )
Flower
I Wish
12 Desember 1996
5HEART.jpgHeartWinter Fall
Shout at the Devil
Milky Way
Anata(あなた)
25 Februari 1998
6Ark-L'arc-.jpgArkForbidden Lover
Heaven's Drive
Driver’s High
Shinjitsu to Gensou To (真実と幻想と)
1 Juli 1999
7Ray-L'arc-.jpgRayShi no Hai (死の灰)
It's the End
Sell my Soul
L'Heure
1 Juli 1999
8REAL.jpgRealGet out from the Shell
Dive To Blue
Route 666
All Year Around Falling in Love
30 Agustus 2000
9SMILE-L'arc-.jpgSmileReady Steady Go
Lover Boy
Feeling Fine
Hitomi no Jyuunin
31 Maret 2004
10AWAKE.jpgAwakeNew World
Jojoushi (叙情詩)
Jiyuu e no Shoutai (自由への招待)
Twinkle Twinkle
Killing Me
22 Juni 2005
11Kiss cover larc-en-ciel.jpgKissSeventh Heaven
Link
My heart draws a dream
Daysbreak Bell
Hurry Xmas />Yuki no Ashiato
21 November 2007
12BlessBless27 Januari 2010

Cara Transfer Pulsa IM3 ke sesama IM3

Saat ini diluncurkan metode dan teknik baru yang lebih mudah, cepat dan efisien dalam kirim mengirim pulsa sesama palanggan kartu prabayar indosat m3 atau disingkat IM3.

Dengan cara versi baru ini anda tidak lagi perlu mendaftar untuk melakukan registrasi dan tidak ada lagi nomor pin yang sulit dihapal. Kini transfer pulsa dapat dilakukan tanpa harus isi ulang dahulu, karena persyaratan untuk mentransfer pulsa adalah harus memiliki pulsa di atas 10.500 rupiah dan nomernya aktif, tidak tenggang / grace period ataupun hangus / churn.
Berikut ini adalah syarat lengkapnya :
- Kartu IM3 prabayar dalam keadaan masa aktif
- Memiliki saldo pulsa minimal Rp. 10.500 (500 adalah tarif)
- Transfer minimal Rp. 5.000 dan maskimal Rp. 100.000
- Sehari hanya boleh mentransfer pulsa maksimal Rp 200.000
- Kartu penerima pulsa dalam keadaan masa aktif
Tahap, langkah dan cara mentranster / transfer pulsa IM3 :
1. Ketik TRANSFERPULSA [NO_TUJUAN] [Denominasi]
2. Kirim ke nomor 151
Contoh : TRANSFERPULSA 08561234567 5000
Berarti mengirim pulsa 5.000 rupiah ke nomer 08561234567
3. Jika berhasil maupun gagal akan menerima sms konfirmasi balasan
Kode sms layanan lainnya yang berhubungan dengan transfer pulsa im3 :
- Melihat status transfer pulsa : Ketik STAT kirim ke 151 (tarif Rp. 500)
- Melihat history / sejarah transfer pulsa : Ketik HISTORY kirim ke 151 (tarif Rp. 500)
- Panduan kode sms lengkap : Ketik PAN kirim ke nomor 151 (gratis)


Senin, 07 Februari 2011

SJMP 42 terms 2

Tanggal 6 Februari 2011, akhirnya c mpok laku jugaaaa... Akhirnya c Yaldi mau jg menikahinya setelah c mpok bertahun-tahun memaksa Yaldi dan keluarganya untuk segera melamarnya,wkwkwk... Semoga awet ya mpok, ampe aki2 dan ni2 deh, banyak anak dan banyak cucu, amiiieeeennn...
Wuuuhh, tadi pagi rame bangeeet dah yang dateng, SJMP udah kayak reuni aje..
Mamen jauh2 dateng dari malang, pili dari bandung juga dateng, bahkan Ucok jg bela2ing dateng dari medan dahsyaaattt beneeeerrrr...
Ntar kalo pas nikahan gw se-SJMP harus dateng semua yak,hehehe...

Gw dateng dengan PD nya dan dengan gaun yang bener2 NGGA COCOK...
Pake batik ama celana bahan item, ngatung lagi,, Pake sepatu coklat yang warnanya pudar, tu jg pinjem punya bokap c behel, wkwkwk...
Dateng, poto, makan eh g dapet minum, akhirnya beli es krim dah gw,hehehe... (maksudnya ditraktir es krim gitu ama uni,wkwkwk...)

Tadi SJMP bener2 dahsyat deh, orang2nya udah pada berubah. RT udh ganti mobil baru, anggo juga tetep bawa jazz, Ucok jg gitu, Azis bawa xenia yang sekalian jualan,hehehe... Hebat deh SJMP mah..
Eko juga g mau kalah, bawa motor g cuma satu malah,hehehe...(gmn caranya tuh)
Geng es balok jg g mau kalah, tetep pake mobil ijonya... (angkot maksudnya,hehe..)
SJMP orangnya jg banyak berubah dari segi postur tubuh, MAKIN SUBUUUURRRR,hehehe...

Abis kondangan akhirnya pada memutuskan untuk ngumpul ketempat Uni, pada ngerujak.. (tapi gw, dorik, azis ama behel g kebagian),huh...
Trus SJMPer's melakukan sidang pleno yang akhirnya memutuskan untuk jalan2 nyari duren di "WARSO FARM"..
Jam setengah 5 kita mulai perjalanan dari kosan Uni. Jalanan ruammeee, muaceeet buanget.. Tapi semuanya teratasi karna SJMP khan pembalap semua, apalagi Agus, et dah ngebut banget dia,hehehe...
Setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang, dengan rintangan2nya yang sangat berat, sampailah kita ke tempat tujuan,huh... Legaaaaa...
Tapi apa yang terjadi, g ada duren dsnaaaaaaaaaa,wkwkwkwk... Gondok kuadrat dah..
Niatnya c mo nyari duren dipinggir jalan, tapi masa harganya 100 dapet 3 biji, kecil2 lagi.. Akhirnya lewaaaaatttt..
Dengan gazebonya Eko ngajakin ke BNR, tau dah mo ngapain..
Ternyata nyampe sana cuma bilang gini "Mat, ni lho yang namanya The Jungle"..
Trus c Rohmat bilang "Ooooo..." jepret2 pulang deh. Hahahahahahaha...
Ampun Ko Ko, Lo g ada inisiatif lain gitu.. Masa jauh2 ke BNR cm gitu doang, ampun dahhhh...

Akhirnya tujuan terakhir kita tetapkan di bakso Boboho...
Jauh2 mo nyampe sukabumi, nyangkutnya di Boboho depan kosan puji, bener2 gazebooooo...
Trus pada pesen tuh baksonya.. Nah pas pesen minum, dengan bangganya agus dan crot pesen es jeruk. Pas liat harga, masa es jeruk sama ama jus alpukat (8000 net).
Dengan bangga juga c crot ama agus bilang "Un, g jadi es jeruk, es teh manis aja",wkwkwkwk... Dasar mahasiswaaaaa...
Lain ceritanya ama Abul, dia pesen jus alpukat. Secara gitu Axa Mandiri,hehehe.. peace ya Bul.

Nah puncak ceritanya tuh disini...
Saat c Pili baksonya g abis. Gw yang ngeliat khan merasa sayang (mubazir lebih tepatnya,hehe).
Akhirnya muncul ide tuh dari gw (tuiiiing..) untuk memberikan seongok bakso itu buat behel, secara behel khan makanyya banyak, makanya perutnya sekarang kayak ruben onsu,hehehehe...
Gw : "Beh, pili baksonya g abis neh, lo mau g?"
Behel : " Mau sini", dengan sangat binalnya behel menjawab..
Akhirnya dimakanlah tu bakso ama behel. Gw pun kembali bertanya ama c behel.
Gw : " Beh, gmn baksonya, enak ngga?"
Behel : " Beuuuhh... enak banget rif"
Gw " Yaiyalah enak, tu khan bumbunya beda beh"
Dengan sangat penasarannya behel pun bertanya lagi.
Behel: "Hah.. Beda knpa rif?"
Gw : " Katnya c kalo masakan yang enak tu bumbunya dari hati beh,wkwkwkwkwkkkkk..."
Waaaaahhhh hhhhaaaaaaaa...
KENA DEH c behel,hehehe..
Dengan tersipu-sipu malu kucing bangkotan, akhirnya pe-lahap-an bakso itu dihentikan.. Malu kali c behel...
Mukanya ampe merah kaya sambel yang ada di baksonya Uni, merah banget dah..
Wkwkwkwk... akhirnya terjadilah ajang ngecengin behel abis2an..
Behel hanya bisa ketawa-ketawa doang. Kebayang khan muka behel kalo dicengin kayak gmn??hehehe...
Ni gambar2nya..




SJMP... Yuuuuuu....

Selasa, 21 Desember 2010

All Story about SJMP '42

SJMP yang panjangnye Supervisor Jaminan Mutu Pangan, adalah jurusan kuliah kita semua ye, ampe akhirnya kita semua bisa lulus tepat waktu. Tapi kalo g salah sih ada 1 yang nyempil dari angk. 41,hehe.. mas Eko namanya. Kabarnya sih karna ada kasus ama salah satu dosen,hehe.. Makanya Ko jangan suka macem2, 1 macem aja udah susah Ko..
Dulu kenapa kita tersesat disini yak??
Kayaknya dari semua anak SJMP dulunya g tau deh apa itu SJMP?? Tapi kenapa masuk kesini??
Dari berbagai daerah di seluruh Indonesia gitu (termasuk Sragen,hehe). Naaahhh... Itu adalah takdir boy. Mungkin kita memang ditakdirkan bertemu dengan keadaan seperti ini, halah..
Lo pada inget g sih gmn muka2 kita waktu baru masuk SJMP??
Gw punya potonya sih bukan pas baru masuk2 bgt sih, tapi lumayan untuk tampang2 culun lo2 pada,hehehe...




jawa ama aldut udh kaya mau adu jidat aje,wkwkwk...
Pil, celana masih cutbrai neh,hehe..
Anggo jg masih lugu bgt, keliatan kayak orang baek2 gitu,hahaha...

Ngga terasa udh 3tahun boy kelewat. Bahkan udh +2thun yak??
Tapi bagusnya SJMP 42 g ada miss contact yak?? aman khan?

Ada satu kejadian yang masih gw inget banget neh, (Sekalian pengakuan gitu).
Pas c Eko ultah tu yang pas di lab olah dideket kandang sapi, pan si eko dibanjur tuh.. Sebenernya yang paling menjijikkan mah bukan tai sapinya Ko, tapi tu adonan udh ada tai sapi + air kencing dari anak2,hahaha...
tapi kayaknya Eko sangat menikmati, yaudah deh akhirnya ditambahin lagi ama anak2,hehe... (maap ya ko).
Tapi akhirnya so sweet bgt cuk, c Eko pulangnya dijemput ama Momot, jadian dah akhirnya ampe skrg, smg awet ya Ko...
Banyak banget cuy certianya, salah satunya waktu baru dateng c Ucak diboongin ama anak2, yang katanya mo kepuncak mi ke villa ternyata hanya makan jagung dipinggir jalan.
Kata-kata Abul yang masih gw inget ampe sekarang "Kehidupan di Lampung Keras Men!!!". Emg iye c, pan udh ada aspal,hehe..
Kalo ngga awal mula terciptanya "GEnk Es BalOk", yaitu presentasi yang mereka bilang bahwa air es lebih kotor dari pada air toilet. Kemudian diresmikanlah "Genk Es Balok" yang diketuai oleh mami Fika,hahaha...
Masih banyak sih boy, tapi besok lagi aja yak, ngantuk uey..
Yng ada ide cerita tulis aje ye,hehehe...

Bravo SJMP,hehehe...

Sabtu, 04 Desember 2010

Sejarah Teknik Industri

Di dunia

Awal mula Teknik Industri dapat ditelusuri dari beberapa sumber berbeda. Frederick Winslow Taylor sering ditetapkan sebagai Bapak Teknik Industri meskipun seluruh gagasannya tidak asli. Beberapa risalah terdahulu mungkin telah mempengaruhi perkembangan Teknik Industri seperti risalah The Wealth of Nations karya Adam Smith, dipublikasikan tahun 1776; Essay on Population karya Thomas Malthus dipublikasikan tahun 1798; Principles of Political Economy and Taxation karya David Ricardo, dipublikasikan tahun 1817; dan Principles of Political Economy karya John Stuart Mill, dipublikasikan tahun 1848. Seluruh hasil karya ini mengilhami penjelasan paham Liberal Klasik mengenai kesuksesan dan keterbatas dari Revolusi Industri. Adam Smith adalah ekonom yang terkenal pada zamannya. "Economic Science" adalah frasa untuk menggambarkan bidang ini di Inggris sebelum industrialisasi America muncul .
Kontribusi penting lainnya dan mengilhami Taylor adalah Charles W. Babbage. Babbage adalah profesor ahli matematika di Cambridge University. Salah satu kontribusi pentingnya adalah buku yang berjudul On the Economy of Machinery and Manufacturers tahun 1832 yang mendiskusikan banyak topik menyangkut manufaktur. Babbage mendiskusikan gagasan tentang Kurva Belajar (Learning Curve), pembagian tugas dan bagaimana proses pembelajaran dipengaruhi, dan efek belajar terhadap peningkatan pemborosan. Dia juga sangat tertarik pada metode pengaturan pemborosan. Charles Babbage adalah orang pertama yang menganjurkan membangun komputer mekanis. Dia menyebutnya "analytical calculating machine" , untuk tujuan memecahkan masalah matematika yang kompleks.
Di Amerika Serikat selama akhir abad 19 telah terjadi perkembangan yang mempengaruhi pembentukan Teknik Industri. Henry R. Towne menekankan aspek ekonomi terhadap pekerjaan insinyur yakni bagaimana seorang insinyur akan meningkatkan laba perusahaan? Towne kemudian menjadi anggota American Society of Mechanical Engineers (ASME) sebagaimana yang dilakukan beberapa pendahulunya di bidang Teknik Industri. Towne menekankan perlunya mengembangkan suatu bidang yang terfokus pada sistem manufactur. Dalam Industrial Engineering Handbook dikatakan bahwa "ASME adalah tempat berkembang biaknya Teknik Industri". Towne bersama Fredrick A. Halsey bekerja mengembangkan dan memaparkan suatu Rencana Kerja untuk mengurangi pemborosan kepada ASME. Tujuan Recana ini adalah meningkatkan produktivitas pekerja tanpa berpengaruh negatif terhadap ongkos produksi. Rencana ini juga menganjurkan bahwa sebagian keuntungan dapat dibagikan kepada pekerja dalam bentuk insentif.
Henry L. Gantt (juga anggota ASME) menekankan pentingnya seleksi karyawan dan pelatihannya. Dia, seperti juga Towne dan Halsey, memaparkan paper dengan topik-topik seperti biaya, seleksi karyawan, pelatihan, skema insentif, dan penjadwalan kerja. Dia adalah pencipta Diagram Gantt (Gantt chart), yang saat ini merupakan diagram yang sangat populer digunakan dalam penjadwalan kerja. Sampai sekarang Gantt chart digunakan dalam bidang statitik untuk membuat prediksi yang akurat. Jenis diagram lainnya telah dikembangkan untuk tujuan penjadwalan seperti Program Evaluation and Review Technique (PERT) dan Critical Path Mapping (CPM).
Sejarah Teknik Industri tidak lengkap tanpa menyebut Frederick Winslow Taylor. Taylor mungkin adalah pelopor Teknik Industri yang paling terkenal. Dia mempresentasikan gagasan mengenai pengorganisasian pekerjaan dengan menggunakan manajemen kepada seluruh anggota ASME. Dia menciptakan istilah "Scientific Management" untuk menggambarkan metode yang dia bangun melalui studi empiris. Kegiatannya, seperti yang lainnya, meliputi topik-topik seperti pengorganisasian pekerjaan dengan manajemen, seleksi pekerja, pelatihan, dan kompensasi tambahan bagi seluruh individu yang memenuhi standar yang dibuat perusahaan. Scientific Management memiliki efek yang besar terhadap Revolusi Industri, baik di Amerika maupun di luar negara Amerika.
Keluarga Gilbreth diakui akan pengembangan terhadap Studi Waktu dan Gerak (Time and Motion Studies). Frank Bunker Gilbreth dan istrinya Dr. Lillian M. Gilbreth melakukan penelitian mengenai Pemahaman Kelelahan (Fatigue), Skill Development, Studi Gerak (Motion Studies), dan Studi Waktu (Time Studies). Lillian Gilbreth memeliki gelasr Ph.D. dalam bidang Psikologi yang membantunya dalam memahami masalah-masalah manusia. Keluarga Gilbreth meyakini bahwa terdapat satu cara terbaik ("one best way") untuk melakukan pekerjaan. Salah satu pemikiran mereka yang siginifikan adalah pengklasifikasian gerakan dasar manusia ke dalam 17 macam, dimana ada gerakan yang efektif dan ada yang tidak efektif. Mereka menamakannya Tabel Klasifikasi Therbligs (ejaan terbalik dari kata Gilbreth). Gilbreth menyimpulkan bahwa waktu untuk menyelesaikan gerakan yang efektif (effective therblig) lebih singkat tetapi sulit untuk dikurangi, demikian sebaliknya dengan non-effective therbligs. Gilbreth mengklaim bahwa setiap bentuk pekerjaan dapat dipisah-pisah ke dalam bentuk pekerjaan yang lebih sederhana.
Saat Amerika Serikat menghadapi Perang Dunia II, secara diam-diam pemerintah mendaftarkan para ilmuwan untuk meneliti perencanaan, metode produksi, dan logistik dalam perang. Para ilmuwan ini mengembangkan sejumlah teknik untuk pemodelan dan memprediksi solusi optimal. Lebih lanjut saat informasi ini terbongkar. lahirlah Operation Research. Banyak hasil penelitian yang masih sangat teoritis dan pemahaman bagaimana menggunakannya dalam dunia nyata tidak ada. Hal inilah yang menyebabkan jurang antara kelompok Operation Research (OR) dan profesi insinyur terlalu lebar. hanya sedikit perusahaan yang dengan sigap membentuk departemen Operation Research dan mengkapitalisasikannya.
Pada 1948 sebuah komunitas baru, American Institute for Industrial Engineers (AIIE), dibuka untuk pertama kalinya. Pada masa ini Teknik Industri benar-benar tidak mendapat tempat yang khusus dalam struktur perusahaan. Selama tahun 1960 dan sesudahnya, beberapa perguruan tinggi mulai mengadopsi teknik-teknik operation research dan menambahkannya pada kurikulum Teknik Industri. Sekarang untuk pertama kalinya metode-metode Teknik Industri disandarkan pada fondasi analisa, termasuk metode empiris terdahulu lainnya. Pengembangan baru terhadap optimisasi dalam matematika sebagaimana metode baru dalam analisa statistik membantu dalam mengisi lubang kosong bidang Teknik Industri dengan pendekatan teoritis.
Kemudian, permasalahan Teknik Industri menjadi begitu besar dan kompleks pada dan saat komputer digital berkembang. Dengan komputer digital dan kemampuannya menyimpan data dalam jumlah besar, insinyur Teknik Industri memiliki alat baru untuk mengkalkulasi permasalahan besar secara cepat. Sebelumnya komputasi pada suatu sistem memakan mingguan bahkan bulanan, tetapi dengan komputer dan perkembangan sub-program "sub-routines", perhitungan dapat dilakukan dalam hitungan menit dan dengan mudah dapat diulangi terhadap kriteria problem yang baru. Dengan kemampuannya menyimpan data, hasil perhitungan pada sistem sebelumnya dapat disimpan dan dibandingkan dengan informasi baru. Data-data ini membuat Teknik Industri menjadi cara yang kuat dalam mempelajari sistem produksi dan reaskinya bila terjadi perubahan.

Di Indonesia

Sejarah Teknik Industri di Indonesia di awali dari kampus Universitas Sumatera Utara [USU] dengan situs http://ft.usu.ac.id/ [1], Medan pada tahun 1965 dan dilanjutkan dengan Teknik Industri ITB Institut Teknologi Bandung. Sejarah pendirian pendidikan Teknik Industri di ITB tidak terlepas dari kondisi praktek sarjana mesin pada tahun lima-puluhan. Pada waktu itu, profesi sarjana Teknik mesin merupakan kelanjutan dari profesi pada zaman Belanda, yaitu terbatas pada pekerjaan pengoperasian dan perawatan mesin atau fasilitas produksi. Barang-barang modal itu sepenuhnya diimpor, karena di Indonesia belum terdapat pabrik mesin.
Di Universitas Indonesia (www.ui.edu), keilmuan Teknik Industri telah dikenalkan pada awal tahun tujuh puluhan, dan merupakan sub bagian dari keilmuan Teknik Mesin. Sejak 30 Juni 1998, diresmikanlah Jurusan Teknik Industri (sekarang Departemen Teknik Industri) Fakultas Teknik Universitas Indonesia, situs resminya di http://www.ie.ui.ac.id/
Kalau pada masa itu, dijumpai bengkel-bengkel tergolong besar yang mengerjakan pekerjaan perancangan konstruksi baja seperti yang antara lain terdapat di kota Pasuruan dan Klaten, pekerjaan itu pun masih merupakan bagian dari kegiatan perawatan untuk mesin-mesin pabrik gula dan pabrik pengolahan hasil perkebunan yang terdapat di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dengan demikian kegiatan perancangan yang dilakukan oleh para sarjana Teknik Mesin pada waktu itu masih sangat terbatas pada perancangan dan pembuatan suku-suku cadang yang sederhana berdasarkan contoh-contoh barang yang ada. Peran yang serupa bagi sarjana Teknik Mesin juga terjadi di pabrik semen dan di bengkel-bengkel perkereta-apian.
Pada saat itu, dalam menjalankan profesi sebagai sarjana Teknik Mesin dengan tugas pengoperasian mesin dan fasilitas produksi, tantangan utama yang mereka hadapi ialah bagaimana agar pengoperasian itu dapat diselenggarakan dengan lancar dan ekonomis. Jadi fokus pekerjaan sarjana Teknik Mesin pada saat itu ialah pengaturan pembebanan pada mesin-mesin agar kegiatan produksi menjadi ekonomis, dan perawatan (maintenance) untuk menjaga kondisi mesin supaya senantiasa siap pakai.
Pada masa itu, seorang kepala pabrik yang umumnya berlatar-belakang pendidikan mesin, sangat ketat dan disiplin dalam pengawasan terhadap kondisi mesin. Di pagi hari sebelum pabrik mulai beroperasi, ia keliling pabrik memeriksa mesin-mesin untuk menyakini apakah alat-alat produksi dalam keadaan siap pakai untuk dibebani suatu pekerjaan.
Pengalaman ini menunjukan bahwa pengetahuan dan kemampuan perancangan yang dipunyai oleh seorang sarjana Teknik Mesin tidak banyak termanfaatkan, tetapi mereka justru memerlukan bekal pengetahuan manajemen untuk lebih mampu dan lebih siap dalam pengelolaan suatu pabrik dan bengkel-bengkel besar.
Sekitar tahun 1955, pengalaman semacam itu disadari benar keperluannya, sehingga sampai pada gagasan perlunya perkuliahan tambahan bagi para mahasiswa Teknik Mesin dalam bidang pengelolaan pabrik.
Pada tahun yang sama, orang-orang Belanda meninggalkan Indonesia karena terjadi krisis hubungan antara Indonesia-Belanda, sebagai akibatnya, banyak pabrik yang semula dikelola oleh para administratur Belanda, mendadak menjadi vakum dari keadministrasian yang baik. Pengalaman ini menjadi dorongan yang semakin kuat untuk terus memikirkan gagasan pendidikan alternatif bidang keahlian di dalam pendidikan Teknik Mesin.
Pada awal tahun 1958, mulai diperkenalkan beberapa mata kuliah baru di Departemen Teknik Mesin, diantaranya : Ilmu Perusahaan, Statistik, Teknik Produksi, Tata Hitung Ongkos dan Ekonomi Teknik. Sejak itu dimulailah babak baru dalam pendidikan Teknik Mesin di ITB, mata kuliah yang bersifat pilihan itu mulai digemari oleh mahasiswa Teknik Mesin dan juga Teknik Kimia dan Tambang.
Sementara itu pada sekitar tahun 1963-1964 Bagian Teknik Mesin telah mulai menghasilkan sebagian sarjananya yang berkualifikasi pengetahuan manajemen produksi/teknik produksi. Bidang Teknik Produksi semakin berkembang dengan bertambahnya jenis mata kuliah. Mata kuliah seperti : Teknik Tata Cara, Pengukuran Dimensional, Mesin Perkakas, Pengujian Tak Merusak, Perkakas Pembantu dan Keselamatan Kerja cukup memperkaya pengetahuan mahasiswa Teknik Produksi.
Pada tahun 1966 - 1967, perkuliahan di Teknik Produksi semakin berkembang. Mata kuliah yang berbasis teknik industri mulai banyak diperkenalkan. Sistem man-machine-material tidak lagi hanya didasarkan pada lingkup wawasan manufaktur saja, tetapi pada lingkup yang lebih luas yaitu perusahaan dan lingkungan. Dalam pada itu, di Departemen ini mulai diajarkan mata kuliah : Manajemen Personalia, Administrasi Perusahaan, Statistik Industri, Perancangan Tata Letak Pabrik, Studi Kelayakan, Penyelidikan Operasional, Pengendalian Persediaan Kualitas Statistik dan Programa Linier. Sehingga pada tahun 1967, nama Teknik Produksi secara resmi berubah menjadi Teknik Industri dan masih tetap bernaung di bawah Bagian Teknik Mesin ITB.
Pada tahun 1968 - 1971, dimulailah upanya untuk membangun Departemen Teknik Industri yang mandiri. Upaya itu terwujud pada tanggal 1 Januari 1971.

Sumber : Wikipedia

Jalan-jalan hemat ke Eropa


Biasanya kalau udah sampai di Eropa, orang nggak mau rugi cuma menetap di satu negara, pasti jalan-jalan ke negara lain juga, karena  negara-negara/kota-kota yang terkenal di atlas itu berdekatan. Kalau aku dulu stationnya di Amsterdam (karena biaya hidup lebih murah dari negara Eropa lainnya), kami nginap di hotel kecil bintang satu atau dua (kalo tidak salah ingat, nama jalannya Frank de mierre Str.). Yang punya WNI keturunan asal Surabaya. Karena sebelumnya sudah tau akan menginap di hotel rumahan, jadi udah siap-siap bawa rendang,sambal teri kacang, abon, dll. Di Schipol tidak terlalu ketat urusan makanan ini, bawaan kita nggak ada yang diobrak-abrik, mungkin mereka ngerti orang Indonesia kalo datang ke sana sering bawa. Beras/nasi ada jual disana, tapi agak mahalan itu udah pasti. Kalau buat aku, soal menu nggak ada masalah sih (makanya rendang/teri kacang bawaan nggak kusentuh sama sekali), berhubung setiap jamuan/ke restaurant, penyelenggara acaranya udah tau kita mayoritas muslim, jadi makanannya nggak ada pork. Yang jelas, kalo di Holland kayaknya nggak begitu susah nemuin makanan Indonesia. Di hotel itu, kita malah dimasakin masakan Indonesia terus sama si ibu yg punya hotel, jadi tidak terasa di luar negeri jadinya. Aku ingat si ibu itu senang sekali waktu aku kasih sebagian rendang masakan mamaku yg bener-bener authentic, sudah berpuluh-puluh tahun tidak merasakan rendang sepertt itu katanya. Masak disitu bisa, tapi katanya rasanya tidak original lagi, soalnya mulai dari bumbu, santan dan pernak perniknya udah nggak asli lagi.

Berhubung tujuan perjalanan banyak, barang bawaan kami titip di hotel dulu, supaya praktis karena pulangnya kan melalui Schipol lagi, jadi daripada barang-barang seabrek-abrek digotong kesana kemari, lebih baik di titipin disitu dulu. (Mungkin karena sama-sama orang Indonesia yang punya hotel nggak keberatan dititipin barang, tambahan lagi kami waktu itu deket sama karyawan-karyawan yang umumnya mahasiswa Indonesia di sana. Malah mereka mau diminta jadi guide kalau sedang bebas. Jadi kalo kita pergi ke tujuan yang dekat seperti ke Den Haag, Volendam, Delft, Keukenhof, Cheveningen, Leiden, Rotterdam, Paris, dll cukup pulang hari, malamnya kembali ke hotel lagi. Tapi kalau agak jauhan dan banyak yang mau dikunjungi seperti ke Jerman, Belgia, Inggris, Itali, dll, baru nginap di tempat tujuan. Untuk transportasi di Amsterdam, umumnya kita jalan naik tram, feenya sekarang aku nggak tau lagi soalnya dulu masih pake gulden. Yang penting jangan malu-malu bertanya. Seringnya malah ketemu sama orang Indonesia di sana, jadi kalau mau nanya-nanya jadi gampang dan seabrek-abrek.

Tempat-tempat yang pernah aku kunjungi dan recommended untuk dikunjungi adalah :
- Amsterdam dan sekitarnya :
* Kalverstraat (buat yg suka shopping)
* Centrum (tempat ngeceng)
* Windmill & Cheese farm-nya, Tulip farm
* Flea market di Jordaan area, tapi aku nggak ingat nama tempatnya
(seingatku banyak juga dijual barang second disini terutama baju-baju)
* Ams' canal tour
* Madurodam (miniature city)
* Keukenhoff (taman bunga)
* Delft (pabrik keramik/porselen Delft Blue, dulu banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di Delft University di sini)
* Volendam (foto pakai baju tradisional Belanda dan jangan lupa lihat handycraftnya, buat ibu-ibu aku recomend beli gordijn renda disini, bagus sekali)
* Scheveningen (daerah pantai aku beli bunga handmade disini karena bagus-bagus)
* Denhaag (singgah ke KBRI, kalo bisa pas Agustusan aja berangkatnya supaya bisa singgah disini dijamin rame)
* Leiden (terkenal dengan universitas dan museum bersejarahnya)
* Rotterdam (kotanya paling modern dari antara yang disebut di atas).

Di Jerman, banyak juga tempat yang aku kunjungi, cuma kenangannya nggak begitu kuat nempel di otak soalnya nggak begitu lama di sini (paling cuma 10 harian, itupun dibagi-bagi ke banyak kota). Seingetku aku cuma ke Frankfurt ,Hamburg, Munchen Gladbach, Munich, Dusseldorf dan beberapa kota kecil lainnya. Oya, di Dusseldorf ada tempat yang jual tas Aigner reject, murah-murah banget harganya, sekitar 10-25% harga jual yang bagus padahal rusaknya nggak keliatan. Selain tas/sepatu/tali pinggang aku gak belanja banyak di sini Esprit murah- murah banget disini. Kenangan yang paling berkesan ialah dapat batunya tembok Berlin, yang dikasih sama keluarga tempatku home stay di sana. Pernah juga kita stay di sport centre yang komplit fasilitasnya serasa gak mau pulang jadinya.

Di Perancis, aku cuma ke Paris sama satu daerah lebih tepatnya di pedesaan bagus sekali viewnya. Selain itu cuma melihat Eiffel, Arch de Triumph, museum, jalan-jalan ke taman, makan di cafe. Hati-hati kalo di Eiffel ditawarin foto lucu dengan backgroud Eiffel, kalo gak salah di level keduanya, soalnya aku pernah ditipu di situ, mahal banget untuk sekali foto saja. Kalo memang mau foto tawar dari mula dulu. Di Belgia, kalo ke Brussel jangan lupa ke Atomium, manneke piss, dan jangan lupa beli coklat yang bitter di sini murah-murah banget. Selain ke Brussels, aku pernah stay beberapa hari di Gent, Leuven, beberapa aku lupa nama tempatnya, tapi memang asyik banget daerahnya. Yang penting kalo kemana-mana jangan segan pada bawa map & tourist guide book, seingetku hampir di setiap kantor pos, menyediakan secara gratis. Terus jangan lupa buat diary khusus perjalanan, soalnya rugi kalo laporannya nggak lengkap. Tambahan lagi mungkin perlu bawa camilan agak banyak juga karena nantinyakan berkurang juga, soalnya karena dingin aku bawaannya mau makan terus, kalo beli di sana beda banget harganya sama camilan di sini.

Kalo berangkatnya bulan September berarti hampir musim dingin jadi jangan lupa
- sedia cream & lip balm, karena udara dingin bisa membuat kulit jadi  kering dan bibir pecah-pecah. Aku juga borong Sebamed di Jerman murah banget, dulu belum ngetop di sini. Tapi biar musim dingin, aku nggak melewatkan ice cream yang yahud banget rasanya.
- Ngga usah bawa baju banyak-banyak, yang penting bawa satu baju hangat yang representatif cocok utk acara apa aja, scarf/pashmina, sama baju yang bisa menahan dingin, misalnya model turtle neck, model sweater tipis berbulu. Aku cuma bawa 2 jeans, 1 pantalon, 8 atasan, 2 baju hangat, 3 set baju untuk acara dinner tapi under wearku bisa lebih dari selusin pasang. Selama sebulan lebih aku cuma nyuci underwear saja sedangkan yang lainnya nggak soalnya karena nggak keringetan bajuku pada awet.
- Bawa boots yang nyaman juga recomended, biar kaki nggak kediginan.
- Jangan lupa bawa kamera lebih dari satu soalnya punyaku rusak selama disana karena dingin akibat perubahan cuacanya drastis banget.
- Di Indonesia panas sampai di sana pas habis musim semi tapi tetap aja suhunya sampe -3C gitu, jadi kameranya mogok dan ngga bisa dibenerin disana. Aku kehilangan banyak moment-moment indah untuk difoto. Mudah-mudahan yang digital nggak masalah. (IM)

- Tips and tips :
1. Hotel, jika ingin memasak sendiri cari hotel yang ada dapur kecil-nya (tipe hotel-apartment)
2. Dari beberapa website dibawah ini baca dengan seksama system public transportasi-nya. Memang disana sistem public transportasinya nggak beda jauh dengan singapore kecuali yang di German agak sedikit berbeda.
3. Di beberapa website diatas ada peta elektronik, jadi kalau tahu alamat tujuan tinggal dimasukkan saja datanya lantas diprint supaya sampai sana sudah ada panduannya, yang paling bagus peta elaktronik jerman karena informatif
4. Sebaiknya jangan pergi kesana akhir september karena agak susah mengatur bajunya. Kalau pakai baju biasa gampang kedinginan tapi kalau pakai jaket tebal repot bawanya, karena kadang-kadang bisa panas juga.

Ini ada beberapa situs yg mungkin berguna:
- system transportasi di Munich
http://www.mvv-muenchen.de/en/mvv-info-service/index.html


- peta elektronik german
http://www.stadtplandienst.de/home.asp?lang=en
- munich airport
http://www.munich-airport.de/EN/index.html
- jaringan hotel murah (bermanfaat kalau jln2 pakai mobil & ada
driver)
http://www.etaphotel.com/etaphotel/gb/cartographie/index.shtml
- Stuttgart city information
http://www.stuttgart-tourist.de/english/index.html
- heidelberg city information
http://www.visit-heidelberg.com/
- barcelona city information
http://www.bcn.es/english/laciutat/barcelona/
- paris city information, see visiting paris
http://www.paris.fr/en/
- salzburg city information
http://www.salzburg.com/tourismus_e/694.htm
- bandara schiphol, asyik juga buat cuci mata. Klik di bagian
airport information
http://www.schiphol.nl/
- antwerpen city information, boleh jg kota ini
dikunjungi kalau sempet selain Bruxels
http://www.visitantwerpen.be/
(DA)

- Pendaratan biasanya di frankfurt, kebetulan saya sendiri bersama keluarga tinggal di frankfurt dan dekat down town nya persis di tepi  ungai Main dan sangat dekat sekali ke pusat perbelanjaan dan wisata frankfurt ( bisa jalan kaki ke flea market) barangnya lumayan menarik  untuk di lihat , biasanya turis pasti jalan-jalan ke sini, tamu juga pada senang kesini. Dari tempatku ke belanda ( Amsterdam 4,5 jam ), dari rumahku juga ke paris (5 jam ) driving , kalau pakai kereta tergantung keretanya (express atau biasa). Kalo memang mau keliling eropa mendingan ambil eurorail ticket yang bisa keliling eropa dengan kereta tercepat. Biasanya teman-temanku selalu ambil jalan malam dan tidur di kereta lalu siangnya jalan-jalan ke negara yang dituju. Harga ticketnya biasanya kalo ngga salah sekitar 500an euro perorang berlaku selama 1  bulan .
Apartemenku tersebut kebetulan 1 kamar kosong dan bisa di isi dengan 2 atau 3 orang. Kamar mandi kita ada 2, 1 untuk bath tub dan 1 untuk shower. Kalo memang berminat di frankfurt bisa menginap di rumahku dengan tarif untuk 2 orang 40 euro tetapi kalo 2 orang 50 euro. Biasanya kalo pas musim pameran juga kita sewakan untuk orang indonesia yang mengikuti pameran disini tetapi harganya bisa 2 kali lipat. Harga ini termasuk breakfast. Kalau untuk wisata wilayah sekitar frankfurt, dengan menginap di apartemenku sudah tidak membutuhkan kereta dalam kota lagi (tetapi hanya di sekitar wilayah tengah frankfurt ) jadi cukup dengan berjalan kaki . (AH)

- Kalau mau mampir dan nginap di rumahku boleh asalkan tanggalnya masih awal atau pertengahan September, karena setelah itu aku mau mudik ke Indonesia. Rumahku di Toulouse,Perancis Selatan sudah dekat ke Spanyol dan juga dekat ke Andora (Andora itu negara kecil banget di puncak Peg. Pyrenées). Yang mungkin mau ke Lourdes, dari rumahku dekat (1.5 jam bermobil nanti aku antar). Di Toulouse itu pusat industri pesawat airbus, bisa kunjungan ke sana melihat pembuatan airbus A380(pesawat komersial terbesar menampung 550 penumpang yang  baru akan diluncurkan tahun depan), bisa lihat juga pesawat concorde. Masih banyak tempat lain yang bisa dikunjungi. (JL)

- Soal cuaca sudah dibahas diposting sebelumnya. Aku mau sharing pengalaman orangtuaku. Kalau bawa setrikaan, kompor atau hairdryer untuk travel atau barang elektronik lainnya harus hati-hati karena di Eropa steckernya berbeda. Aku lupa dulu ibuku ke negara mana tapi yang pasti barang elektronik bawaannya nggak bisa dipakai karena "colokan" nya berbeda harus ada adapternya lagi. Dihotel boleh saja masak (ini kata aku yang sering masak-masak dihotel) tapi harus hati-hati benar jangan sampai asap makanan terkena sensor kebakaran.Pengalaman pernah ada ada rombongan dari Pemda yang nginap dihotel,terus masak nasi tapi rupanya rice cookernya ditaruh diatas meja rias tepat dibawah sensor asapnya kebetulan rice cookernya besar lagi langsung bunyi sensornya karena dikira ada kebakaran.

Soal bawa abon, tergantung datangnya pertama kali ke bandara mana? Kalo German suka on and off, kadang diperiksa kadang enggak seringnya pemeriksaannya random. Tapi biasanya anjing pelacak sering dengus-dengusin tas-tas dan koper-koper. Pernah temanku diperiksa karena bawa terasi dan si terasi itu kecium sama anjing pelacaknya.Pengalamanku alhamdulilah lolos aja bawa abon rendang paru dan kawan-kawannya.

Apartement biasanya sewanya mingguan, aku belum tahu kalau ada yang bisa sewa harian. Kalau di Frankfurt mau jalan-jalan pake transportasi umum (bis/kereta) selama masih di area frankfurtnya lebih murah pake tiket buat group (maksimum 5 orang). Beli yang seharian, kalo mau lama bisa beli yang langsung seminggu jadi lebih murah daripada ngeteng.

Kalo soal makan, banyak juga macamnya selain McD Burger King, bisa beli Kebab atau aneka jenis Ikan di Nordsee. Harganya lumayan terjangkau. (SH)

- September bukan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Eropa. Udara masih ngga jelas, kebanyakan berangin, bisa dingin banget bisa juga nggak, jadi kadang bingung bawa bajunya. Yang paling ok kalau  menurutaku tetap April-Mei karena pada saat itu Eropa lagi bagus- bagusnya (spring time). Yang jelas kalau ke Belanda tulip cuma ada  pada bulan ini dan taman bunga Keukenhof juga cuma buka pada bulan  April-Mei. Dengan berlakunya Euro rata-rata harga di Eropa jadi sama.  Dulu sebelum ada Euro waktu aku sekolah di Belanda (th 95), dari sisi
living cost Belanda jauh lebih murah dibanding negara Eropa lainnya  seperti Perancis, Jerman, apalagi Inggris dan Swiss (ini yang paling  edan!). Tapi tahun lalu aku jalan-jalan ke Belanda dan Italy, aku kaget karena sekarang jadi mahal karena perbedaan nilai currency. Negara-negara yang dulunya murah harus menyesuaikan diri dan jatuhnya jadi mahal juga.

Untuk tranpsortasi aku termasuk orang yang kalau keluar negeri paling senang pakai tranpsortasi massal seperti bis, tram atau subway karena murah, gampang (asal mau baca petunjuk, tapi bisanya orang Indonesia paling malas baca peta dan petunjuk langsung aja panggil taksi) dan betul-betul bisa menyatu dengan kehidupan lokal. Kalau di Paris dan London, Aku recommend naik Metro (di Paris) atau tube (di London), yang penting bawa peta. Tiketnya murah dan hampir setiap tourist object terkenal ada station Metronya. Kalau di Belanda aku recommend naik tram atau bis, beli aja yang namanya 'strippenkart" yg ada hampir di setiap 'warung' atau kios. Strippenkart bisa dipake untuk bis dan juga tram.

Setauku, kalau masuk lewat Belanda hampir tidak pernah diperiksa. Dulu aku sampai bawa rendang paru, ayam goreng Bulungan, aman-aman
aja tuh. Kalau Jerman kalau nggak salah diperiksa. Yang agak rese' Inggris dan Perancis. Kalau tourist objects, bisa panjang ceritanya.  Aku nggak suka ikut tour tapi bener explore sendiri. Yg jelas flea market harus!. Kalau di Belanda, flea market yang terkenal di Waterlooplein, dekat central station. Di Perancis lebih banyak lagi nggak inget aku. Puas-puasin ke museum deh. Kalau di Perancis sempatkan ke Versailles, sedikit di luar kota Paris (ada kereta langsung dari Paris). Sampai sekarangpun belum semua museum di Paris aku masukin karena banyak banget dan semuanya bagus. Yang pasti di Paris harus ke Louvre (ini aja 2 hari nggak selesai), Napoleon tomb, kalau di Amsterdam Rijk Museum, Van Gogh Museum. Nggak usah ke Madam Tuseaud (di London ada, di Amsterdam ada juga), menurut aku itu museum yang garing banget. Kalau di London, museumnya nggak seheboh di Paris, tapi yang juga harus dikunjungi adalah pertunjukkan terkenal seperti di Broadway, seperti "Miss Saigon", "Phantom of the Opera", " The Cats", "Le Miserable", dll. Show-show tsb hampir setiap hari ada dan anehnya selalu penuh, jadi harus pesen tiket dulu.

Memang betul kalau di Belanda dan Italy harus ekstra hati-hati. Kalau di Amsterdam terutama hati-hati kalau naik trem, banyak copetnya, kalau di Italy suka ada seperti kaum' gypsi' yang suka keliaran di sekitar tourist objects, hati-hati aja! Yang lucu kalau di Volendam di Belanda, itu tempat yang pasti dikunjungi orang Indonesia kalau ke Belanda untuk berfoto pakai baju traditional belanda, ada studio foto yang sering banget dikunjungi orang Indonesia. Disitu tertulis dalam bahasa indonesia "hati-hati awas copet!".Kalau mau ke Volendam aku masih ingat nomor bisnya, karena dulu saking seringnya aku jadi tour guide amatiran nganter orang indonesia kalau mau foto-fotoan, nomornya 110 di depan hotel Grand Tulip dekat central station. Kalau ke Volendam jangan lupa makan ikan Haring dan sea food lainnya. Veel plezier!! (IN)

- Kalau bisa enakan ke Eropa antara Mei-Agustus, udaranya enak. Nggak terlalu beda jauh dari Indonesia, walaupun lebih kering disini. Selain itu nggak perlu berat-berat bawa jaket tebal. Cukup bawa baju tipis dan topi, karena kalau summer disini panas dan silau. Kalau September udah agak dingin dan berangin. Biasanya mulai banyak ujan juga. Tapi masih lumayan enak dibanding kalau udah winter beneran.

Rata-rata harga McD tiap negara sama, paling beda sedikit tergantung sama pajak masing-masimg negaranya. Rata-rata 1 menu itu sekitar 3-5 Euro (Di Jerman). Tapi hati-hati buat yang muslim, karena mayoritas makanan di Jerman ada kandungan daging babi, termasuk juga makanan fastfood gitu. Alternatif jajanan di sini selain fastfood amrik gitu aku suka beli kebab turki, harganya sekitar 3-4 euro sebutir.

Apakah listrik disana sama dgn di Indonesia? Kalo iya kan kita bisa bawa kompor kecil untuk masak supaya irit (bawa abon ngga dilarang?) Sama, kecuali di Inggris beda colokan. Sebenarnya dilarang bawa daging dari Asia, tapi nggak ditanya jadi cuek aja.

Atau mungkin ada info apartment yg bisa disewakan harian. Ada, tapi untuk ini butuh local info tergantung di kota mana. Kalau nggak salah, di London ada wisma Indonesia punya KBRI yang bisa  disewain dengan harga lebih murah daripada harga hotel/apartment  disana. Tapi info detailnya mesti cari ke orang KBRI di sana. Di  Jerman aku nggak tau, tapi kalau rombongannya banyak, mendingan cari  info ke orang KBRI setempat, mungkin ada yang punya kenalan orang dalam jadi lebih gede kansnya.

Bagaimana dengan transportasi umum (termasuk gambaran feenya).Transportasi dalam kota tergantung kotanya, tapi ada option untuk harian, mingguan, ulanan, dan ada juga untuk keluarga atau rombongan. Di London juga sama begitu.

Apa aja yang ngga boleh ketinggalan untuk dikunjungi (info flea marketnya boleh). Soalnya terbatas waktunya disambi dengan "kerja" jadi untuk ikut tour kayanya ngga mungkin, harus kita yang atur-atur sendiri jadwalnya. Flea market biasanya acara rutin di tiap kota di  jerman, cuma beda besar-kecilnya aja. Ada kota tertentu yang katanya bagus flea marketnya. Tapi aku sendiri belum pernah datangin. Kalau akhir September-awal Oktober di Munich ada Oktober fest, kalau kebetulan datangnya kesana pas tanggal segitu, bagus tuh. Rame bener tapi aku udah beberapa tahun ini absen . (MI)

- Kalo mau ke Eropa, di bulan September adalah musim perubahan dari musim panas ke musim gugur biasanya anginnya agak kencang. Idealnya pas musim semi ke musim panas (Mei, Juni,July).

Listrik, bisalah bawa alat masak kecil itu ke hotel, bawa abon nggak dilarang.

Kalau ke Paris disekitar Menara Eiffel hati-hati banyak copet.
Kalau ke Belanda hati-hati banyak copet juga.
Kalo ke Itali terus belanja harus pintar-pintar nawar.

Kalo ke Eropanya rame mendingan sewa appartment aja dan biasanya di appartment itu sudah termasuk dengan alat-alat dapur dan mesin cuci segala. Cuma kalo appartment biasanya minimal untuk satu minggu, tapi ada juga yang boleh untuk 3 hari.

Untuk alat transportasi macam-macam tergantung negaranya:Kalo Jerman, publik transportasinya enak, bisa beli tiket mingguan atau harian. Kalo Perancis lumayan, kalo Belanda agak-agak harus hati-hati.



Sumber :
Dakomi (http://jalanasik.com/content/view/264/32/)

Apa itu SAP??

Apa itu SAP R/3?
SAP (System, Applications and Products in Data Processing) adalah software aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning) terbesar di dunia dan begitu juga di Indonesia.

SAP dipakai dimana saja?
SAP hampir dipakai disemua industri, walaupun awalnya dirancang untuk manufactur. Sehingga Astra Intl, Toyota, Indofood memang pantas menggunakan package ini.


Isi SAP apa saja?
Sebagai sebuah aplikasi ERP, SAP termasuk sangat lengkap. Dulu programmer-programmer kita umumnya hanya membuat satu modul saja, misalkan Sistem Informasi penggajian, SI. Keuangan, SI. Perencanaan. Tapi SAP menggabungkan semuanya dari ujung-ujung. Yang artinya, detik ini warehouse department di Sidoarjo mengeluarkan barang (good issue), manajer accounting di headoffice di Cakung Jakarta sudah bisa melihat movement barangnya.

Dimana saya bisa mulai?
Saya ingin belajar SAP, dimana ya? kira-kira pertanyaan lainnya seperti itu. Kita bisa belajar di SAP partner seperti Asaba, Perdana dan teman-temannya dengan charge lebih dari $5000/modul, kurang dari seminggu. Mahal sekali? ya memang mahal sekali beberapa trainingnya malah harus di luar Indonesia.
Dibandingkan software lainnya, training SAP memang termasuk paling mahal. Beberapa diantara kita banyak yang belajar aplikasi secara otodidak dan berhasil.

Cara paling mudah belajar SAP
Masuk di perusahaan yangmenggunakan SAP, jjadi implementor SAP, auditor SAP user SAP, atau apapun yang berhubungan dengan SAP. Baru kita bisa belajar dengan mudah. Coba tanyakan veteran SAP yang ada sekarang? kenapa mereka bisa belajar SAP? menjadi pakar SAP? Mungkin karena mereka ada pada saat implementasi SAP.
Astra adalah contohnya. Veteran implementor SAP di Astra sekarang tersebar dimana-mana. Mereka dianggap IT engineer yang paling berpengalaman dengan SAP. Mudah, karena mereka mengalami periode implementasi yang kompleks saat itu.

SAPer
SAP itu secara umum terdiri dari 3 fungsi:
1. Functional, ini berhubungan dengan fungsi si ERP, biasanya orang dengan latar belakang keuangan (untuk modul FICO), orang berlatar belakarng HRD (untuk modul HR), ataupun orang teknik (untuk modul PP, PM) atau bahkan orang diluar bidang ilmu terkait bisa menjadi functional.
Functional berhubungan dengan design business process dari si ERP. Persoalan design ini penting, karena proses pembelian barang pada pabrik Mobil dengan
pabrik Motor tentunya memiliki flow yang berbeda.
2. ABAPer, dengan nama lain programmer, ini pastinya diisi oleh orang-orang berlatar belakang programming. ABAPER bertugas membuat report / customi akan sistem SAP. ABAP merupakan bahasa pemrograman sendiri yang dibuat oleh SAP.
3. Basis, Basis mudahnya adalah system administrator. Basis ini lah yang membuat user, membuat roles & profiles, mengatur security parameter, mengatur scheduling, set up system dan pekerjaan admin lainnya.

Belajar SAP yang lebih mudah
Yang paling basic, download pdf-nya http://help.sap.com
Atau coba googling, saya jamin pasti bingung :) . Masalahnya saat ini tidak akan pernah ada orang yang menguasai keseluruhan lini SAP secara mendalam.
Sangat sedikit abaper yang jago functional, juga jago basis, tapi juga ngerti auditing. Sangat sedikit yang paham security SAP dan sekaligus mengerti access authorization concept.

Sumber : http://yasirhn.wordpress.com/2007/08/20/hello-world/